F.A.Q

Frequently Asked Questions (FAQ) Mengenai Pemutakhiran Data Pemilih & Pelaksanaan Pemilu 2019

1) Bagaimana saya bisa tahu bahwa saya sudah terdaftar sebagai Pemilih Pemilu?

Untuk mengetahui apakah anda sudah terdaftar sebagai pemilih, anda bisa langsung mengecek data diri anda pada kolom verifikasi yang sudah disediakan di website kami. Klik disini atau di list DPTLN untuk mengecek data diri anda.

 

2) Jika data saya tidak ditemukan dalam daftar pemilih, artinya apa?

Jika data anda tidak ditemukan dalam daftar pemilih terdapat beberapa kemungkinan:

  1. Anda belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT LN) pemilu di PPLN Hamburg
  2. Anda sudah terdaftar, namun nomor Paspor yang anda masukan salah. Karena seringkali nomor paspor yang ada pada daftar pemilih PPLN Hamburg masih nomor Paspor lama yang sudah tidak berlaku (expired).
  3. Terdapat kemungkinan tanggal lahir anda yang terdaftar di PPLN Hamburg salah. Atau tanggal lahir anda belum tercantum.

 

3) Apa yang harus saya lakukan jika data saya tidak ditemukan dalam daftar pemilih?

Jika data anda tidak ditemukan dalam daftar pemilih di PPLN Hamburg karena beberapa kemungkinan sebab (disebutkan diatas), maka anda bisa langsung menghubungi PPLN Hamburg:

Hotline/whatsapp:+4915142831616
Email:infoppln@kjrihamburg.de

 

4) Jika saya berhasil menemukan data diri saya di daftar pemilih pemilu, namun data yang tercantum salah/sudah berubah (contoh: Alamat sudah pindah ) atau saya belum memilih metode pemungutan suara (POS/TPSLN)?

Jika hal tersebut terjadi pada anda, maka anda disarankan untuk menghubungi petugas pemutakhiran data PPLN Hamburg. Dan memperbaharui data anda dengan yang terkini.

 

5) Saya sudah mendaftar, namun kenapa data saya tidak ditemukan dalam daftar pemilih pemilu di Website PPLN Hamburg?

Jika hal tersebut terjadi pada anda, pertama yang harus anda pastikan adalah “apakah anda sudah memasukan data dengan benar saat mendaftar?“.

Untuk menanyakan lebih lanjut, anda bisa menghubungi hotline PPLN Hamburg.

 

6) Saya sudah membenarkan/update data saya dengan yang terbaru, tapi saat saya cek data saya di website masih belum berubah, kenapa?

Anda harus menunggu minimal 2×24 jam sampai petugas kami kembali meng-update informasi data diri anda di menu verifikasi. Silahkan cek kembali setelah minimal 2×24 jam, atau bisa menghubungi hotline PPLN Hamburg jika data belum juga ter-update.

 

7) Apakah saya akan mendapatkan konfirmasi jika saya sudah berhasil mendaftar atau memutakhirkan data diri saya?

Konfirmasi akan diberikan sesuai dengan metode pendaftaran/pemutakhiran yang anda lakukan. Jika melalui email anda akan menerima konfirmasi melalui email. Namun, anda diharapkan untuk bersabar menunggu konfirmasi, mengingat data yang masuk ke kami sangat banyak dan petugas kami yang sedikit. Jika anda belum juga menerima konfirmasi, anda bisa langsung menanyakan ke petugas kami melalui hotline PPLN Hamburg.

 

8) Saat ini saya sudah tidak lagi tinggal di wilayah Jerman Utara, namun data saya masih ada disana, apa yang harus saya lakukan?

Jika anda pindah domisili, diharapkan untuk menghubungi petugas kami melalui kontak yang tertera di Website.

Maka kami akan membuatkan surat pindah memilih yang berupa formulir A5. Formulir A5 ini akan kami kirimkan ke anda, dan selanjutnya bisa anda berikan ke PPLN tempat anda tinggal sekarang.

 

9) Siapa saja yang memiliki hak suara pada pemilu 2019 nanti?

Seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berusia minimal 17 tahun pada saat pemungutan suara berlangsung atau sudah menikah.

Namun, harus diingat bahwa partisipasi WNI pada proses pemutakhiran data sangat penting untuk menjamin hak-hak suara tersebut.

 

10) Apa yang terjadi jika seseorang (WNI) tidak mendaftarkan diri atau tidak melakukan proses pemutakhiran data pemilih?

Partisipasi anda dalam proses pemutakhiran dan verifikasi data pemilih sangatlah penting. Karena kami, PPLN Hamburg, tanpa proses ini tidak bisa memastikan apakah data anda yang ada pada kami sudah benar? Tidak ada perubahan? Dan apakah anda sudah tercantum pada daftar yang ada?

Tanpa proses pemutakhiran data ini, dikhawatirkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan akan terjadi. Seperti:

  1. Surat suara / surat undangan memilih di TPS yang akan kami kirimkan lewat POS tidak sampai ke alamat anda. Karena anda tidak mengkonfirmasi alamat terbaru anda kepada kami.
  2. Jika anda belum terdaftar dalam daftar pemilih kami, namun anda tidak melakukan pendaftaran. Kami, PPLN Hamburg, akan mengalami kesulitan saat hari pemungutan suara. Karena WNI yang tidak terdaftar hanya dapat memilih melalui TPSLN, dan mununggu hingga 1 jam sebelum pemungutan suara selesai, dan akan menggunakan surat suara cadangan yang berjumlah terbatas, hanya 2% dari total daftar pemilih yang ada.

 

11) Dalam proses pendataan pemilih, dari mana PPLN Hamburg mendapatkan sumber data Masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah KJRI Hamburg?

  1. Pertama sumber data pemilih yang ada pada kami berasal dari data Lapor Diri ONLINE Masyarakat yang ada di wilayah kerja KJRI Hamburg.
  2. Kedua, Kami juga memiliki sumber data yang berasal dari KPU

Kedua sumber data tersebut kita jadikan satu (merging), dan menjadi bahan acuan pendataan pemilih di wilayah kerja PPLN Hamburg.

 

12) Kalau sudah ada data dari Lapor Diri dan KPU, kenapa masih diperlukan Pendaftaran dan Pemutakhiran Data?

Ada beberapa alasannya:

  1. Data dari Lapor Diri dan KPU adalah data yang sudah terkumpul sejak beberapa tahun lalu, data tersebut mungkin sudah tidak aktual lagi. kemungkinan ada yang sudah pindah domisili, pindah alamat, balik ke Indonesia, meninggal dan sebagainya.
  2. Masih banyak Masyarakat Indonesia yang belum pernah lapor diri secara online. Sehingga dirinya belum terdata oleh kami.
  3. Ada beberapa temuan data error / kurang lengkap pada list data LAPOR DIRI dan KPU, seperti, alamatnya tidak lengkap, tidak ada no. identitasnya seperti paspor atau NIK, dan bahkan kami menemukan beberapa data yang kolom alamatnya kosong.

Dari masalah-masalah disebutkan diatas, makanya diadakan proses pendaftaran dan pemutakhiran data.

tanya lagi: jadi kalau seseorang sudah pernah lapor diri, tetap masih perlu verifikasi datanya?

Jawaban: iya benar sekali, untuk memastikan data anda sudah terdata dengan benar.

 

13) Lalu cara apa saja yang dilakukan PPLN Hamburg dalam proses pendataan dan pemutakhiran data?

Ada beberapa Metode pendataan dan pemutakhiran data pemilih yang kami lakukan, seperti: Melalui sosialisasi dan menghadiri acara-acara yang dilaksanakan ormas atau diaspora masyarakat Indonesia, melalui komunikasi dengan komunitas Diaspora, mengirimkan POS, melalui Whatsapp, Email, Telepon, Facebook dan juga Website.

 

14) Kemudian apa yang harus dilakukan Masyarakat di wilayah kerja PPLN untuk memastikan apakah dirinya sudah terdata dengan benar atau belum?

Untuk memastikan data anda sudah terdata dengan benar,

Silahkan Cek Website kami di ppln.kjrihamburg.de

Lalu pilih menu DPTLN, ketik nama anda pada kolom pencarian

Atau

pilih menu Verifikasi, masukan no. Paspor dan Tanggal lahir anda sesuai dengan format yang diminta. Lalu klick check data.

Jika data sudah benar silahkan klik „data sudah benar“

 

15) Sudah sejauh mana tahapan persiapan PPLN Hamburg untuk Pemilu 2019 mendatang?

Saat ini kami sudah melakukan berbagai tahapan proses persiapan Pemilu 2019. Dari mulai penetapan DPSLN Tahap 1 pada 16 Mei 2018, dilanjutkan dengan penetapan DPSLN tahap 2 pada 16 Juli 2018. Kemudian terakhir adalah penetapan DPTLN pada 10 Desember 2018.

Selain itu, kami juga sudah melakukan berbagai bentuk sosialisasi baik melalui media online, mengunjungi acara-acara diaspora Indonesia, dan juga membuat event sosialisasi yang sudah diselenggarakan di beberapa kota, Goettingen, Hannover, Kiel, Braunschweig, Hamburg dan Bremen.

 

16) Kalau setelah DPTLN ada yang masih belum daftar Pemilu, apakah masih bisa nyoblos ?

Untuk kasus seperti ini, anda bisa mendaftar menjadi pemilih tambahan (DPTbLN) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) ke PPLN Hamburg.

Persyaratan untuk dimasukkan pada Daftar Pemilih Tambahan adalah telah terdaftar dalam DPTLN di salah satu PPLN, yang karena keadaan tertentu Pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPSLN tempat yang bersangkutan terdaftar. Atau bila memiliki KTP, NIK tersebut kemungkinan besar telah terdaftar di dalam negeri (cek di https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/). Pemilih harus menunjukkan bukti Paspor atau KTP-el, atau SPLP dan tanda bukti telah terdaftar sebagai Pemilih dalam DPT/DPTLN di TPS/TPSLN asal untuk dapat dimasukkan ke dalam DPTbLN. Pemilih melaporkan kepada Panitia Pemilu asal untuk mendapatkan surat pemberitahuan pindah memilih dalam formulir Model A5- LN KPU yang akan digunakan untuk memilih di TPSLN lain, paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum hari pemungutan suara.
Pemilih dalam Daftar Pemilih Tambahan dapat menggunakan suaranya baik dengan metode pemilihan POS atau datang langsung di TPS.

Sedangkan bagi yang belum terdaftar di tempat pemilihan manapun baik dalam atau luar negeri, pemilih hanya dapat dimasukkan pada Daftar Pemilih Khusus yang hanya dapat menggunakan hak memilih pada saat pemilihan langsung di KJRI Hamburg, 13 April 2019 pada 1 (satu) jam terakhir yaitu pukul 17-18 CET, dengan membawa identitas paspor, dan selama surat suara masih tersedia karena menggunakan surat suara cadangan yang berasal dari 2% DPT LN.

Segera hubungi PPLN Hamburg untuk mendaftar ya….

 

17) Bagaimana jika setelah DPTLN ada masyarakat Indonesia yang baru pindah ke wilayah kerja KJRI Hamburg?

Masih ada kemungkinan mereka untuk mencoblos, namun dengan syarat orang yang bersangkutan membawa formulir A5, yaitu formulir pindah memilih yang didapat dari Panitia Pemilu tempat dimana orang tersebut sebelumnya tinggal dan terdaftar.

Jika orang tersebut dapat memenuhi syarat tersebut, maka Namanya akan dimasukan ke daftar pemilih tambahan (DPTbLN)

Jadi untuk teman-teman yang ada rencana pindah ke wilayah kerja KJRI Hamburg pada saat hari pemilihan, silahkan siapkan formulir A5 tersebut.

 

18) Kapan Pemilu 2019 di KJRI Hamburg  akan dilaksanakan?

Di seluruh perwakilan RI di Jerman, Pemilu akan dilaksanakan pada tanggal 13 April 2019. PPLN Hamburg akan mengadakan kegiatan pemungutan suara pada tanggal 13 April 2019 mulai pukul 08.00 pagi hingga 18.00 petang (waktu setempat)

 

19) Bagaimana dengan metode pencoblosan?

Kami menawarkan 2 metode pencoblosan melalui TPSLN dan POS.

Melalui TPSLN: jika memilih melalui TPSLN, maka masyarakat harus datang ke Tempat pemungutan suara Luar Negeri pada hari H pencoblosan, tgl 13 April 2019 Di KJRI Hamburg pada pukul 8.00 hingga 18.00 CET.

Melalui POS: Masyarakat tidak perlu datang, karena surat suara akan dikirimkan melalui POS. namun, jika tetap ingin datang ke TPSLN, akan disediakan kotak suara POS untuk memasukkan surat suara Anda. Tapi silahkan bawa surat suara yang sudah dikirimkan ke alamat anda karena kami tidak akan memberikan surat suara 2x kepada orang yang sama.

Tanya lagi: apa bisa mengganti metode pemilihan / pencoblosan? saya sebelumnya ingin memilih lewat POS, tapi saat ini berubah pikiran untuk datang ke TPS saja.

Jawaban tambahan : Iya, anda bisa mengganti metode pemilihan maksimal hingga 30 hari sebelum hari pencoblosan.

Tanya lagi: ada berapa TPS yang disediakan PPLN Hamburg ?

Jawaban tambahan: kami akan menyediakan 2 TPS di KJRI Hamburg. Informasi mengenai apakah anda masuk ke dalam TPS 1 atau 2 akan diberitahukan bersama dengan surat undangan memilih yang akan kami kirimkan ke alamat anda saat sudah mendekati hari pemilihan.

 

20) Apa bedanya pemilu kali ini dengan pemilu-pemilu sebelumnya?

Pemilu kali ini sangat berbeda dari pemilu-pemilu yang sebelumnya, karena untuk pertama kalinya pemilihan legislatif dan presiden dilakukan dalam satu waktu yang bersamaan. Jadi nanti saat hari H pemilihan, masyarakat Indonesia yang ada di Jerman akan diberikan 2 surat suara, yang pertama surat suara untuk pemilihan legislatif untuk DPR RI, dan yang kedua surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden.

 

21) Ada berapa partai politik yang akan ikut partisipasi dalam pemilu 2019 mendatang?

Jumlah partai politik secara keseluruhan ada 20, namun 4 diantaranya adalah partai lokal Aceh. Sehingga yang dapat dipilih oleh WNI di Jerman hanya 1 dari 16 partai politik nasional. Partai lokal Aceh tidak dapat dipilih di Jerman, karena WNI di Jerman hanya memilih calon legislatif untuk DPR RI yang cangkupan wilayah pemilihannya (DAPIL) berada di DKI II.

tanya lagi: jadi misalnya saya berasal bukan dari Jakarta (dari Jawa timur misalnya), saya hanya akan tetap memilih calon yang berada di DAPIL DKI II?

Jawaban selanjutnya : iya benar sekali, jadi hanya memilih calon legislatif dari DAPIL DKI II

 

22) Selain PPLN Hamburg, apakah setiap wilayah di Jerman juga memiliki PPLN Masing-masing?

Di Jerman ada 3 PPLN, 1. Di Hamburg, 2. Di Frankfurt, 3. Di Berlin. Kalau PPLN Hamburg sendiri wilayah kerjanya mencangkup negara-negara bagian yang ada di Jerman Utara / yang masuk wilayah akreditasi KJRI Hamburg, seperti: Hamburg, Bremen, Niedersachsen dan Schleswig Holstein.